WHAT'S NEW?
Loading...

Pentingnya Vitamin K Bagi Bayi Yang Baru Lahir

Bagi anda wanita yang baru melahirkan, anda mesti mengetahui betapa pentingnya vitamin K untuk bayi yang baru lahir? Penasaran bukan tentang peran vitamin K bagi bayi yang baru lahir? Simak sampai tuntas tentang ulasan berikut yang mengenai pentingnya vitamin K bagi bayi yang baru lahir!

Selamat datang di salah satu blogspot resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi Pentingnya Vitamin K Bagi Bayi Yang Baru Lahir.

Pentingnya Vitamin K Bagi Bayi Yang Baru Lahir

Pentingnya vitamin K bagi bayi yang baru lahir | Vitamin K memainkan peranan penting dalam membantu pembekuan darah dan mencegah perdarahan yang berlebihan. Sayangnya, manfaat vitamin K yang satu ini tidak bisa dirasakan sepenuhnya oleh bayi yang baru lahir. Mengapa perlu vitamin K? Vitamin K merupakan vitamin larut dalam lemak yang memiliki peranan penting dalam mengaktifkan zat-zat yang berperan dalam pembekuan darah, di antaranya zat yang dikenal sebagai protrombin dan faktor-faktor pembekuan. Ada tiga bentuk vitamin K yang diketahui yaitu:
  1. Vitamin K1 (phytomenadione), terdapat pada sayuran hijau
  2. Vitamin K2 (menaquinone), dihasilkan oleh bakteri normal usus (Bacteriodes fragilis)
  3. Vitamin K3 (menadione), merupakan vitamin K sintetik
Dalam keadaan normal, bayi baru lahir relatif mengalami kekurangan vitamin K. Hal ini disebabkan karena cadangan vitamin K bayi yang didapat dari ibu sangat terbatas, selain itu sumber vitamin K yang didapat dari ASI hanya mengandung vitamin K dalam kadar  rendah.

Vitamin K dapat diproduksi oleh bakteri normal dalam saluran cerna, akan tetapi pada bayi baru lahir kondisi saluran cerna masih dalam keadaan steril (tidak ada bakteri normal usus) sehingga vitamin K tidak dapat diproduksi. Fungsi organ hati sebagai tempat metabolisme vitamin K juga belum dapat berfungsi secara matang terutama pada bayi kurang bulan.

Gangguan Yang Ditimbulkan Jika Bayi Kekurangan Vitamin K

Gangguan akibat kekurangan vitamin K tidak selalu bisa dilihat, tapi bukan berarti kita harus lalai terhadap hal tersebut, tentunya kita harus memperhatikan kebutuhan vitamin K pada bayi.

Gangguan apa yang mungkin terjadi jika bayi kekurangan vitamin K, yaitu:
1. Terjadi perdarahan pada tali pusar.
2. Memar pada bagian tubuh tanpa sebab.
3. Muntah / diare dengan darah (hitam), darah sulit berhenti saat terdapat luka / pada daerah suntikan lebih dari 6 menit.
4. Terjadi perdarahan pada otak.

Ada juga beberapa faktor yang menyebabkan bayi mengalami perdarahan pada otak, diantaranya:

a. Persalinan macet / tidak ada kemajuan dalam waktu yang cukup lama.
b. Proses persalinan yang dilakukan dengan tindakan vacum / forcep.
c. Terjadi trauma pada saat proses persalinan. 

Bagaimana dan kapan pemberian vitamin K biasa dilakukan?

  • Biasanya vitamin K1 disuntikan ke bayi 1 jam setelah persalinan. Pada 2 minggu pertama setelah kelahiran, bayi sangat rentan terhadap resiko terjadinya perdarahan sehingga perlu pengawasan yang ketat dan suplai vitamin K tambahan dari luar yang dilakukan oleh tenaga medis.
  • Teknik penyuntikan biasanya dilakukan pada daerah intramuskular dengan dosis 1 mg pada setiap bayi baru lahir.

Bagaimana jika bayi terlambat mendapatkan injeksi vitamin K?

  • Jika bayi terlambat mendapatkan vitamin K dan tiba-tiba mengalami perdarahan, maka dokter akan segera melakukan tindakan injeksi vitamin K. Pada kasus berat, dokter akan melakukan transfusi darah.
  • Injeksi vitamin K biasanya hanya diberikan 1 kali karena semakin bertambah usia bayi maka akan mampu memproduksi sendiri vitamin K, umumnya 6 bulan setelah kelahiran bayi akan mampu memproduksi vitamin K sendiri dalam tubuhnya.
Vitamin K bisa kita peroleh dari bakteri dalam usus dan makanan yang kita konsumsi seperti daging, stroberi, telur, kacang-kacangan, kedelai, brokoli, asparagus, bayam, produk olahan susu, minyak sayuran, sereal, hati, ikan, kembang kol, kubis, selada, kacang edamame, wortel, labu, delima, bluberi, anggur, dan lain sebagainya. 

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai pentingnya vitamin K bagi bayi yang baru lahir, semoga artikel sederhana yang kami kutip ini bermanfaat untuk anda semua. Jangan lupa, untuk anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai berbagai macam artikel kesehatan yang telah kami kutip silahkan klik link berikut http://obatherbaluntukpenyakitkankerlimfoma.blogspot.com/ karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga artikel menarik lainya | Tips Mengatasi Gigitan Serangga Berbahaya

Alamat Kantor Pusat Kami
Jl Noenoeng Tisna Saputra Kp Sindanggalih Gg Pos Giro Rt 01 Rw 12 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya 46115

0 komentar:

Posting Komentar